Jelajah Daerah
Beranda Kaltara BMKG Tarakan Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Sejumlah Wilayah Kaltara Berstatus Waspada

BMKG Tarakan Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Sejumlah Wilayah Kaltara Berstatus Waspada

Ilustrasi gambar (I-Stockphoto)

Tarakan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Kalimantan Utara pada periode 4–6 Agustus 2026.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Berdasarkan informasi BMKG, pada Selasa (4/8) belum terdapat wilayah yang masuk kategori waspada, siaga, maupun awas. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau memantau perkembangan cuaca mengingat kondisi atmosfer dapat berubah secara cepat.

Sementara itu, pada Rabu (5/8) status Waspada ditetapkan untuk Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau dengan potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat. Adapun kategori Siaga, Awas, maupun potensi angin kencang masih nihil.

Kemudian pada Kamis (6/8), potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan bergeser ke Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Nunukan yang juga berstatus Waspada. BMKG kembali menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Siaga, Awas, maupun peringatan angin kencang.

BMKG Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah berstatus waspada, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor di daerah perbukitan, serta pohon tumbang akibat hujan lebat.

Selain itu, pengguna jalan diminta berhati-hati saat berkendara karena hujan dapat mengurangi jarak pandang dan membuat kondisi jalan menjadi licin. Warga yang beraktivitas di sekitar sungai maupun kawasan rawan longsor juga diminta lebih waspada apabila hujan turun dalam durasi yang cukup lama.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG agar memperoleh informasi yang akurat dan terkini, mengingat prakiraan cuaca dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer. (Jd)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan