DPD II Partai Golkar Kota Tarakan Siap Menggelar Musda VI pada 27 Juni 2026, Pendaftaran dan Penjaringan Bakal Calon Ketua Dibuka Mulai Besok
Tarakan – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Tarakan mulai membuka penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Tarakan pada 16 Juni 2026. Penjaringan akan dilaksanakan di sekretariat panitia sesuai tata cara dan kriteria yang mengacu pada peraturan organisasi Partai Golkar.
Sekretaris Steering Committee (SC) Musda, Bismark Sanusi, SH, MH, mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu mengumumkan tata cara serta persyaratan pencalonan sebelum menerima pendaftaran bakal calon ketua.
“Kita akan mengumumkan tata cara dan kriteria calon ketua berdasarkan peraturan organisasi Partai Golkar. Mulai besok sekretariat penjaringan bakal calon ketua dibuka dan staf kami akan menerima berkas pendaftaran,” ujarnya.
Menurut Bismark, pendaftaran terbuka bagi siapa saja yang ingin mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Tarakan. Para pendaftar dipersilahkan menyerahkan berkas terlebih dahulu, sementara kelengkapan dan pemenuhan syarat akan ditentukan melalui proses verifikasi.
Pendaftaran dibuka pada 16 Juni dan ditutup pada 21 Juni 2026. Selanjutnya, verifikasi berkas akan dilakukan pada 22 Juni 2026 untuk menentukan bakal calon yang memenuhi syarat. Hasil verifikasi dijadwalkan ditetapkan melalui surat keputusan pada 23 Juni 2026.
Terkait biaya pendaftaran, Bismark menyebut besarannya masih akan dibahas dan ditetapkan oleh panitia bersama pimpinan Partai Golkar.
“Harus ada biaya pendaftaran untuk melihat kesungguhan seseorang yang ingin mendaftar. Besarannya nanti akan ditentukan oleh panitia dan petinggi Partai Golkar,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Organizing Committee (OC) Musda, Ali Sadat SE, mengatakan pelaksanaan Musda DPD Partai Golkar Tarakan dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Hotel Padmaloka Tarakan, Jalan Yos Sudarso, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA.
Menurutnya, panitia telah berkoordinasi dengan DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Utara terkait pelaksanaan agenda tersebut.
Usai pelaksanaan Musda, kegiatan akan dilanjutkan dengan rapat formatur untuk menyusun kepengurusan DPD Partai Golkar Tarakan periode 2026–2031.
Panitia juga berencana mengundang sejumlah unsur pemerintah dan forum koordinasi pimpinan daerah, di antaranya Wali Kota Tarakan, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kapolres Tarakan, para ketua partai politik, serta ketua fraksi di DPRD Tarakan.
Adapun peserta Musda yang memiliki hak suara terdiri dari pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Utara, pengurus dan Dewan Pertimbangan Partai Golkar Tarakan, pimpinan Partai Golkar di empat kecamatan di Kota Tarakan, organisasi sayap partai, organisasi pendiri Partai Golkar, serta organisasi yang didirikan oleh Partai Golkar. Mereka akan menentukan Ketua DPD Partai Golkar Tarakan melalui forum Musda tersebut. (**)












