Jelajah Daerah
Beranda Pemerintahan Pemkab Malinau Belajar dari Toraja, Bupati Malinau Dalami Potensi Pariwisata Berbasis Tradisi

Belajar dari Toraja, Bupati Malinau Dalami Potensi Pariwisata Berbasis Tradisi

Toraja Utara – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dalam kegiatan malam ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban, Ahad (26/4/2026).

Dalam sambutannya, Wempi mengungkapkan bahwa kunjungan ini menjadi momen spesial karena merupakan kunjungan pertamanya ke Tanah Toraja, khususnya Toraja Utara, sejak menjabat sebagai Bupati Malinau selama dua periode.

“Kami bersyukur bisa hadir di Toraja Utara bersama rombongan. Sambutan yang luar biasa ini mencerminkan eratnya hubungan kekeluargaan antar daerah,” ujarnya.

Wempi hadir bersama jajaran lengkap Pemerintah Kabupaten Malinau, termasuk Sekretaris Daerah, para asisten, kepala dinas, serta keluarga. Ia juga memperkenalkan sejumlah pejabat yang turut mendampingi, sekaligus mempererat hubungan antar perangkat daerah kedua kabupaten.

Dalam kesempatan tersebut, Wempi turut memaparkan gambaran umum Kabupaten Malinau, mulai dari kondisi geografis hingga potensi daerah. Ia menjelaskan bahwa Malinau memiliki luas wilayah sekitar 34.000 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 84 ribu jiwa, serta berbatasan langsung dengan Malaysia.

“Potensi terbesar kami ada di sektor kehutanan, karena lebih dari 90 persen wilayah merupakan kawasan hutan. Selain itu, kami juga memiliki potensi energi terbarukan dari pembangunan PLTA yang diproyeksikan menghasilkan hingga 1.300 megawatt,” jelasnya.

Tak hanya itu, Wempi juga menyoroti keberagaman masyarakat Malinau yang terdiri dari berbagai suku, termasuk ribuan warga Toraja yang menetap dan berkontribusi dalam sektor pertanian, khususnya sebagai pemasok sayur-mayur di daerah tersebut.

Kunjungan kerja ini, lanjut Wempi, juga menjadi bagian dari upaya studi tiru, terutama di sektor pariwisata dan budaya. Ia mengaku tertarik dengan pengelolaan tradisi dan potensi wisata di Toraja yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kami melihat bagaimana budaya di Toraja dikelola dengan baik dan mampu memberikan dampak ekonomi, termasuk dari sektor pariwisata dan kegiatan adat,” ungkapnya.

Selain itu, Wempi juga menceritakan keberhasilan Kabupaten Malinau dalam menggelar pesta budaya Iraw yang mampu menggerakkan ekonomi hingga ratusan miliar rupiah.

Di akhir sambutannya, Wempi berharap hubungan antara Kabupaten Malinau dan Toraja Utara dapat terus terjalin, bahkan membuka peluang kerja sama di berbagai sektor ke depan. Ia juga mengundang Pemerintah Toraja Utara untuk berkunjung ke Malinau, khususnya pada agenda budaya yang akan datang.

“Semoga kunjungan ini membawa manfaat dan memperkuat kerja sama antar daerah,” pungkasnya. (hms)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan