Dukung Kesejahteraan UMKM di Tarakan, Jufri Budiman Serahkan 14 Unit Booth
Tarakan – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Jufri Budiman, S.Pd, MM menyerahkan secara langsung 14 unit booth pada 14 pedagang UMKM Tarakan yang berlokasi di Jalan Mentari Kampung Bugis, Tarakan, Ahad (18/1/2026).
Jufri menyebut booth ukuran 2 kali 1,5 meter ini sebanyak 14 unit ini berasal dari anggaran Pemerintah Provinsi Kaltara. Ia meyakini pemberian booth ini dapat memberikan azas manfaat bagi keberlangsungan ekonomi khususnya pedagang yang tergabung di UMKM di Tarakan.
“Peningkatan ekonomi sangat kami harapkan melalui pemanfaatan booth yang dibagikan ini,” jelasnya.
Ia juga meminta pada pedagang yang mendapatkan booth ini agar mempergunakan sebaik mungkin dan penuh tanggung jawab. “Jaga baik-baik booth yang sudah diberikan dengan penuh tanggung jawab, pastikan memiliki azas manfaat untuk peningkatan ekonomi,” lanjutnya.
JB, sapaan akrabnya, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kaltara yang sudah memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM khususnya yang ada di Tarakan. Harapannya penggunaan booth ini tepat sasaran dan tepat guna, besar kemungkinan pihaknya akan mengajukan usulan di tahun ini.
“Jika manfaat dan penggunaannya memberi dampak positif pada pelaku UMKM, tidak menutup kemungkinan kita usulkan di tahun ini,” tukas JB.
Sebagai informasi, 14 unit booth ini sejatinya berasal dari anggaran tahun 2025 yang seharusnya dibagikan per Desember, namun karena kesibukan kegiatan akhir tahun, hingga terealisasi di Januari 2026.
Salah satu penerima booth, Shinta mengucapkan terima kasih yang tak terhingga pada Pemerintah Provinsi Kaltara dan Jufri Budiman yang memberikan kebutuhan utama pada pedagang seperti dirinya.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak pada Pemerintah Provinsi Kaltara, juga Bapak Jufri Budiman yang mengerti betul kesulitan pedagang kayak saya, sebab selama ini kalau mau jualan, selalu kesusahan mendapatkan tempat yang bagus, kalau pun mau buat booth pasti butuh biaya yang tak sedikit, dengan diberikan booth ini jadi bisa fokus sama modal membeli bahan jualan aja,” jelasnya. (jd)











