Jelajah Daerah
Beranda Ekonomi Kenapa Dollar Naik Harga Emas Turun? Ini Penjelasan Mudahnya!

Kenapa Dollar Naik Harga Emas Turun? Ini Penjelasan Mudahnya!

Ilustrasi internet

Anda mungkin bertanya, kenapa dollar naik harga emas turun? Bukannya emas tidak terpengaruh mata uang tertentu? Yuk, cek jawabannya dalam artikel ini!

Setelah terus memecahkan rekor, beberapa waktu terakhir, banyak orang heran melihat harga emas yang mulai melandai.

Nah, yang menarik, turunnya harga emas ini sering terjadi bersamaan dengan naiknya nilai dolar Amerika Serikat.

Lalu, kenapa dollar naik harga emas turun?  Apakah keduanya saling berlawanan?

Kita bahas satu per satu dengan cara yang gampang dipahami!

Hubungan Emas dan Dolar Amerika

Sebelum masuk ke alasannya, kita perlu tahu dulu kalau harga emas dunia mengacu pada dolar Amerika Serikat.

Artinya, setiap kali dolar menguat, harga emas cenderung bergerak berlawanan arah.

Kenapa begitu? Karena ketika dolar sedang kuat, orang-orang di seluruh dunia lebih percaya menyimpan kekayaannya dalam bentuk dolar dibanding emas.

Akibatnya, permintaan terhadap emas turun, dan otomatis harganya ikut melemah.

Sebaliknya, kalau dolar melemah, orang mulai mencari aset aman lain seperti emas.

Permintaan naik, harga emas pun ikut terdorong naik.  Jadi bisa dibilang, dolar dan emas itu seperti jungkat-jungkit; kalau satu naik, yang lain turun.

Saat Dolar Naik, Investor Berpindah Arah

Naiknya nilai dolar biasanya bikin investor beralih ke aset berdenominasi dolar, seperti obligasi atau surat utang Amerika Serikat.

Aset-aset itu dianggap lebih menarik karena keuntungannya meningkat saat dolar menguat.

Ketika banyak orang berinvestasi ke sana, permintaan emas otomatis turun.  Pasar emas jadi “sepi”, harga pun ikut terkoreksi.

Inilah salah satu alasan kenapa setiap kali dolar menguat, harga emas malah menurun.

Peran Suku Bunga Amerika Serikat

Kekuatan dolar juga erat kaitannya dengan kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve).

Saat The Fed menaikkan suku bunga, nilai dolar ikut terdongkrak. Efeknya? Orang lebih memilih menyimpan uang dalam bentuk dolar karena dianggap lebih menguntungkan.

Lagi-lagi, minat terhadap emas menurun. Harga emas pun ikut turun karena permintaan berkurang.

Tapi sebaliknya, kalau The Fed menurunkan suku bunga, nilai dolar bisa melemah dan emas kembali diburu banyak orang.  Di situ, harga emas biasanya mulai naik lagi.

Emas Tetap Jadi Pilihan Aman

Walau harga emas bisa turun saat dolar menguat, emas tetap dianggap aset paling aman dalam jangka panjang.

Saat kondisi ekonomi global tidak stabil atau terjadi krisis, banyak orang kembali ke emas karena nilainya lebih tahan terhadap gejolak.

Jadi, walau sekarang harga emas sempat turun dan cenderung stagnan, bukan berarti investasi emas tak menarik.

Justru, bagi banyak orang, kondisi ini bisa jadi momen tepat untuk membeli emas sebelum harganya naik lagi.

 

Sumber: https://galeri24.co.id/post/kenapa-dollar-naik-harga-emas-turun

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan