Reses, Jufri Budiman: Kami mendengar langsung kebutuhan masyarakat
Tarakan – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Jufri Budiman, S.Pd, M.M, melaksanakan reses atau menyerap aspirasi warga Kota Tarakan dalam agenda Reses Masa Sidang III tahun 2026. Pertemuan berlangsung Senin (11/05/2026) ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengadukan langsung berbagai persoalan.
Jufri menegaskan kehadirannya di tengah konstituen bukan sekadar rutinitas, melainkan kewajiban moral dan politik untuk memastikan suara masyarakat di daerah pemilihan (dapil) terdengar hingga ke tingkat provinsi.
“Kami kembali ke dapil untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Ini adalah momentum bagi warga untuk menyampaikan apa yang selama ini menjadi kendala di lapangan,” ujar Jufri usai kegiatan.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka tersebut, mayoritas warga menyampaikan keluhan terkait kondisi infrastruktur pemukiman yang mulai mengalami kerusakan. Isu-isu klasik namun vital seperti perbaikan sistem drainase, pembangunan siring, semenisasi jalan lingkungan, hingga penguatan fasilitas kesehatan melalui posyandu menjadi poin utama yang mencuat, terutama dari warga Kelurahan Selumit Pantai.
Jufri akui meski beberapa titik telah tersentuh pembangunan, tuntutan masyarakat terhadap sarana penunjang aktivitas sehari-hari tetap tinggi mengingat pertumbuhan penduduk di Tarakan.
“Kebutuhan dasar di lingkungan pemukiman memang masih mendominasi aspirasi warga. Mengingat kondisi geografis Tarakan sebagai wilayah pesisir dan kepulauan, infrastruktur seperti siring dan drainase memang sangat mendesak agar lingkungan warga tetap aman dan layak,” jelasnya.
Menanggapi banyaknya usulan yang masuk, Jufri berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi tersebut dalam pembahasan anggaran di tingkat provinsi. JB, sapaan akrabnya, juga memberikan pemahaman kepada warga mengenai keterbatasan anggaran yang mengharuskan adanya pemilahan usulan.
“Seluruh aspirasi kami himpun, namun tentu tidak bisa direalisasikan serentak. Kami akan memilah mana yang benar-benar mendesak untuk dijadikan prioritas,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia akan segera melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Tujuannya, agar usulan-usulan strategis hasil reses ini dapat terakomodasi dalam rencana pembangunan daerah di tahun mendatang.
“Yang paling dibutuhkan masyarakat akan kami dorong sekuat tenaga agar menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tutupnya. (jd/rls)











