Jelajah Daerah
Beranda Kaltara Karantina Kaltara Dorong Produk Unggulan Tembus Pasar Internasional Lewat Akselerasi Ekspor

Karantina Kaltara Dorong Produk Unggulan Tembus Pasar Internasional Lewat Akselerasi Ekspor

Tarakan – Badan Karantina  Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara melaksanakan koordinasi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Tarakan guna memperkuat sinergi layanan kepelabuhanan dan karantina dalam mendukung kelancaran ekspor langsung dari Kalimantan Utara pada hari senin (2/2).

Koordinasi ini merupakan upaya karantina untuk terus memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan ekspor daerah melalui program akselerasi ekspor produk unggulan Kalimantan Utara.

Melalui program tersebut, Karantina Kalimantan Utara mendorong agar kegiatan ekspor dapat dilakukan secara langsung dari wilayah Kalimantan Utara tanpa harus transit melalui daerah atau provinsi lain. Ekspor langsung menjadi salah satu instrumen pengurang biaya transaksi (transaction cost), khususnya biaya logistik, waktu pengiriman, serta biaya administrasi tambahan yang selama ini timbul akibat proses transit.

Penurunan biaya tersebut berdampak langsung pada peningkatan keuntungan pelaku usaha serta terciptanya harga produk yang lebih kompetitif di pasar internasional.

Kepala Karantina Kalimantan Utara, Ichi Langlang Buana Machmud, menyampaikan bahwa akselerasi ekspor dilakukan melalui penguatan layanan karantina, pendampingan teknis kepada pelaku usaha, serta percepatan proses sertifikasi karantina sesuai dengan persyaratan dan standar negara tujuan ekspor.

Selain itu, koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terus ditingkatkan guna memastikan kesiapan dan kelancaran seluruh prosedur ekspor.

“Dengan ekspor langsung dari Kalimantan Utara, kami berharap produk unggulan daerah dapat lebih kompetitif, biaya logistik dapat ditekan, dan pelaku usaha semakin terdorong untuk mengembangkan pasar ekspor,” ujarnya.

“Dengan ekspor langsung dari Kalimantan Utara, kami berharap produk unggulan daerah semakin kompetitif, biaya logistik dapat ditekan, dan pelaku usaha semakin terdorong untuk memperluas pasar ekspor,” ujarnya.

Karantina Kalimantan Utara optimistis volume dan nilai ekspor dari wilayah ini akan terus meningkat seiring optimalnya layanan karantina dan dukungan berkelanjutan kepada pelaku usaha. (hms)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan