Jelajah Daerah
Beranda Kaltara Mitigasi Risiko Penyakit Nipah, Karantina Kaltara dan BKK Tarakan Sepakat Perkuat Pengawasan

Mitigasi Risiko Penyakit Nipah, Karantina Kaltara dan BKK Tarakan Sepakat Perkuat Pengawasan

Tarakan – Dalam rangka upaya memperkuat sinergitas dan kolaborasi, Karantina Kalimantan Utara melaksanakan koordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Tarakan pada hari jumat (30/1). Tim Karantina Kalimantan Utara diterima langsung oleh Kepala BKK Kelas I Tarakan, dr. Aryanti, MM, MKM.

Sinergitas dan kolaborasi diperlukan mengingat wilayah Kaltara yang berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga peran masing-masing instansi diperlukan dalam upaya melindungi negeri. Salah satunya yaitu kolaborasi dalam pencegahan penyakit zoonosis yaitu penyakit yang menular dari hewan ke manusia.

Salah satu penyakit zoonosis yang harus diwaspadai yaitu penyakit Nipah. Penyakit Nipah merupakan penyakit re-emerging zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia dan penularan ke manusia dapat melalui kontak langsung dengan hewan atau hewan terinfeksi atau melalui produk hewan yang terkontaminasi. Kelelawar berperan penting sebagai induk semang resorvoir virus Nipah, sedangkan penularan ke hewan lainnya diperlukan induk semang antara yaitu babi.

Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan langkah kolaboratif terutaman di pintu pintu pemasukan dari luar negeri seperti di PLBN dan Pelabuhan Internasional. Karantina Kalimantan Utara akan berfokus terhadap pencegahan lalu lintas  media pembawa  yang berpotensi menularkan virus Nipah  seperti hewan, produk hewan, tumbuhan, produk tumbuhan dan alat angkut, terutama dari negara tertular/belum bebas Virus Nipah, sedangkan BKK Kelas I Tarakan berfokus pada lalu lintas manusia dan lingkungan mengingat Kalimantan Utara merupakan wilayah perbatasan negara.

Kepala Karantina Kaltara, Ichi Langlang Buana Machmud menyampaikan apresiasinya atas komitmen bersama BKK Kelas I Tarakan dalam upaya mitigasi risiko penyebaran penyakit Nipah di Kalimantan Utara. “Karantina Kaltara dan BKK Tarakan siap bersinergi melindungi masyarakat dalam  meminimalisir potensi masuknya Virus Nipah melalui pintu pemasukan di Kaltara,” jelas Ichi melalui siaran pers.

Sinergi dan kolaborasi antara Karantina Kalimantan Utara dan BKK Kelas I Tarakan merupakan salah satu bentuk implementasi konsep One Health dimana  pendekatan manusia, hewan dan lingkungan  diperlukan dalam upaya mengatasi zoonosis. (rls)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan