40 Bangunan di Mansalong Ludes Terbakar, Bupati Ambil Langkah Cepat
Nunukan – Puluhan bangunan rumah tempat tinggal dan tempat usaha berupa kios di Jalan Maramis RT 02 Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan habis ludes terbakar sekira pukul 03.26 WITA, Ahad (14/9).
Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengatakan usai menerima laporan kebakaran, tim pemadam turunkan 3 unit pemadam kebakaran dari Pos Lumbis dan meminta bantuan 2 untuk mobil kebakaran dari Damkar Kabupaten Malinau.
Menurutnya, api berkobar dengan sangat cepat merambat ke bangunan sekitar sehingga data menyebutkan sekitar 40 rumah dan toko Sembako dan pakaian di Mansalong yang menjadi keganasan amukan di jago merah.
Butuh 3 jam bagi petugas pemadam kebakaran untuk menjikan api. Mayoritas bangunan yang terbakar terbuat dari bahan kayu sehingga mudah terbakar. “Sampai jam 9 pagi kita masih melakukan pendinginan di lokasi,” ungkap Wahyudi.
Untuk penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran ini. Wahyudi menambahlan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Wakil Bupati Nunukan, Hermanus Turun ke Lokasi
Wakil Bupati Nunukan Hermanus meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di Mansalong, Kecamatan Lumbis. Tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 07.30 WITA. Hermanus menginstruksikan BPBD segera melakukan pendataan dan pemetaan terhadap para korban kebakaran.
“Kita sudah perintahkan agar disiapkan dapur umum bagi para korban kebakaran jika mereka menempati tenda pengungsian,” jelasnya.
Bupati Ambil Langkah Cepat
Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri perintahkan Camat segera mendata jumlah rumah dan jumlah kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran di Jalan Maramis, Desa Mansalong.
Bupati menyampaikan ucapan duka yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa puluhan rumah masyarakat di Lumbis Raya. “Saya sebagai Kepala daerah sangat prihatin atas musibah yang terjadi ini, harapan saya semoga masyarakat yang tertimpa musibah ini bisa tetap tabah menghadapi cobaan ini,” ucap Irwan.
Pemerintah Kabupaten Nunukan akan segara mengambil langkah cepat dengan melakukan rapat untuk segara penanganan darurat bencana. “Saya sudah perintahkan kepada Camat untuk segara melakukan validasi, melakukan pendataan berapa jumlah pasti rumah dan jumlah KK yang terkena musibah kebakaran ini,” ucapnya.
Menunggu penerbitan SK Tanggap Darurat, Bupati telah mengintruksikan kepada BPBD Nunukan yang sudah berada di lapangan untuk segara melakukan koordinasi dengan rekanan toko penyedia bahan pokok dan obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
“Untuk kebutuhan mendesak seperti makanan sudah saya instruksikan agar BPBD maupun pihak kecamatan bisa mengambil di toko rekanan kita di sana,” tuturnya. (jd)













