Jelajah Daerah
Beranda Kaltara Perlindungan Pekerja di Kaltara Terus Diperluas, Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Ditarget Tembus 80 Persen

Perlindungan Pekerja di Kaltara Terus Diperluas, Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Ditarget Tembus 80 Persen

Tanjung Selor – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama BPJS Ketenagakerjaan membahas upaya peningkatan cakupan perlindungan pekerja melalui program Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Tahun 2026, Kamis (11/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Pemprov Kaltara dan BPJS Ketenagakerjaan menekankan pentingnya memperluas kepesertaan jaminan sosial, khususnya bagi pekerja rentan yang belum mendapatkan perlindungan.

Wakil Kepala Wilayah Kalimantan BPJS Ketenagakerjaan, Budi Jatmiko, mengungkapkan saat ini angka Universal Coverage Jamsostek di Kalimantan Utara telah mencapai 41,96 persen.

“Sebenarnya partisipasi masyarakat sudah mulai cukup bagus. Cuma memang penguatan literasi dan edukasi tetap harus kita dorong supaya tingkat kepesertaannya bisa lebih tinggi,” ujarnya.

Budi menjelaskan salah satu manfaat yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan adalah beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang memenuhi syarat. Nilai manfaat yang diberikan mencapai Rp174 juta untuk dua orang anak mulai dari jenjang TK hingga perguruan tinggi.

“Harapannya ini bisa membantu mengentaskan kemiskinan baru di Kalimantan Utara. Salah satunya lewat beasiswa yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Ia juga mengakui kondisi ekonomi global dan kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan dalam memperluas perlindungan pekerja. Namun, melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan BPJS Ketenagakerjaan, target yang telah ditetapkan diyakini dapat dicapai.

“Kita ingin membahas optimalisasi sinergi dan kolaborasi. Harapannya ada langkah-langkah strategis yang bisa dilakukan bersama agar target 119 ribu peserta tambahan dapat tercapai,” ujarnya.

Pada tahun 2026, Kalimantan Utara ditargetkan mencapai angka Universal Coverage Jamsostek sebesar 80,67 persen. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan tambahan sekitar 119 ribu peserta baru BPJS Ketenagakerjaan di seluruh wilayah Kaltara. (**)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan