Jelajah Daerah
Beranda Politik Satu Data Daerah Bisa Ciptakan Pembangunan Lebih Terarah dan Terpadu

Satu Data Daerah Bisa Ciptakan Pembangunan Lebih Terarah dan Terpadu

Wakil Ketua DPRD Kaltara, M. Nasir (kanan)

Bulungan – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Muhammad Nasir, menyambut baik inisiatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam menerapkan Satu Data Daerah (SDD). SDD dinilai sebagai fondasi utama untuk menciptakan perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan terpadu.

​​Nasir menekankan langkah Pemprov Kaltara mengadopsi SDD merupakan bentuk kepatuhan terhadap payung hukum nasional dan internal.

Implementasi ini sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, serta diperkuat oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 5 Tahun 2024 mengenai Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri.

​”Kepatuhan terhadap regulasi tidak hanya menunjukkan keseriusan daerah dalam tata kelola data, tetapi juga menjadi dasar penting bagi penyusunan kebijakan yang berbasis fakta,” ujar Nasir.

​Lebih lanjut, Politisi Golkar itu memaparkan komitmen Pemprov diwujudkan melalui penetapan Data Statistik Sektoral Tahun 2024. ”Data statistik itu sudah ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Kaltara Nomor 100.3.3.1.220/2024,” jelasnya.

​Penetapan ini krusial untuk memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki sumber rujukan data yang seragam dalam menjalankan program. Selain itu, perencanaan kerja untuk tahun anggaran 2025 sudah mulai menggunakan data terintegrasi.

​”Perencanaan sudah memanfaatkan platform E-DATAKU Sidara Cantik 2.0 yang menjadi pusat integrasi data sektoral,” tambahnya.

​Nasir memandang langkah ini sebagai kemajuan signifikan Kaltara menuju tata kelola pemerintahan yang modern, berbasis teknologi, dan data yang up-to-date.

Pihaknya berharap agar Pemprov Kaltara terus memperkuat koordinasi antar-OPD. Tujuannya agar SDD tidak hanya menjadi sistem administrasi, tetapi benar-benar bertransformasi menjadi budaya kerja di lingkungan pemerintahan. ​”Kami di DPRD siap mendukung, sepanjang hasilnya memperkuat kualitas pembangunan dan pelayanan publik,” ucapnya.

​Dengan fondasi data yang kuat dan akurat, ia optimistis arah pembangunan Kaltara akan semakin tepat sasaran.​”Kalau datanya benar, maka keputusannya pasti lebih tepat,” pungkasnya. (adv)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan