Jelajah Daerah
Beranda Kaltara Dari Kampung Enam untuk Bumi: PKK dan AYS Indonesia Wujudkan Lingkungan Hijau Lewat Biopori

Dari Kampung Enam untuk Bumi: PKK dan AYS Indonesia Wujudkan Lingkungan Hijau Lewat Biopori

Tarakan (7/10) – Dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolaan sampah organik, TP PKK Kelurahan Kampung Enam bekerja sama dengan AYS Indonesia menggelar Pelatihan Pembuatan Biopori di Taman Bermain Ramah Anak (TBRA), Kelurahan Kampung Enam, Kota Tarakan. Kegiatan ini dihadiri oleh 40 orang pengurus PKK, serta dibuka secara resmi oleh Lurah Kampung Enam, Deden Halidin, SE.

Program ini merupakan bagian dari agenda rutin TP PKK Kelurahan Kampung Enam yang setiap tanggal 7 mengadakan rapat bulanan sekaligus pelatihan peningkatan kapasitas pengurus. Kali ini, tema pelatihan difokuskan pada pembuatan biopori, sebuah teknologi sederhana namun efektif untuk meningkatkan daya resapan air tanah serta mengolah sampah organik menjadi kompos alami yang bermanfaat bagi tanaman.

Selain dukungan dari PKK dan AYS Indonesia, program pengembangan biopori ini juga didukung penuh oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan, yang telah menyediakan sarana dan prasarana dalam proses pembuatan biopori. Kolaborasi lintas pihak ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pengelolaan kawasan hijau di wilayah perkotaan.

Dukungan Pemerintah Kelurahan Kampung Enam

Dalam sambutannya, Deden Halidin, SE, selaku Lurah Kelurahan Kampung Enam, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh PKK bersama AYS Indonesia.

“Kami dari pemerintah kelurahan sangat mendukung penuh setiap langkah positif masyarakat, khususnya PKK, yang terus berinovasi dalam memajukan Kampung Enam. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya belajar menjaga lingkungan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan tanggung jawab sosial. Pemerintah akan terus hadir mendukung program-program yang membawa manfaat langsung bagi warga,” ujar Deden.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan menjadi inspirasi bagi RT dan kelompok masyarakat lainnya untuk mengembangkan program serupa yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

PKK Aktif dan Berdaya untuk Lingkungan

Sementara itu, Nila Safitri, S.Pd, Ketua TP PKK Kelurahan Kampung Enam, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PKK untuk terus berperan aktif dalam pembangunan lingkungan dan sosial masyarakat.

“Kami setiap bulan rutin melakukan rapat dan pelatihan dengan melibatkan seluruh pengurus PKK. Tujuannya agar ibu-ibu PKK tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga memiliki wawasan dan keterampilan yang bermanfaat, salah satunya melalui pembuatan biopori ini,” jelas Nila Safitri.

Kolaborasi AYS Indonesia: Langkah Nyata untuk Lingkungan

Founder AYS Indonesia, yang juga bertindak sebagai narasumber dalam pelatihan ini, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada TP PKK Kelurahan Kampung Enam atas semangat dan inisiatifnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PKK Kampung Enam yang menjadikan TBRA sebagai lokasi penerapan biopori. Langkah ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa peningkatan resapan air dan pengurangan sampah organik, tetapi juga menjadi contoh nyata pendidikan lingkungan bagi anak-anak dan masyarakat sekitar. Kami berharap pelatihan seperti ini bisa menjadi program berkelanjutan, bahkan dikembangkan lebih luas lagi di berbagai wilayah Kota Tarakan,” ujar Founder AYS Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, AYS Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan berbasis masyarakat yang berdampak nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan warga. Pembuatan biopori diharapkan menjadi langkah awal menuju kampung yang hijau, bersih, dan ramah anak.

Tentang Program Biopori

Biopori merupakan lubang silindris kecil yang berfungsi meningkatkan penyerapan air hujan ke dalam tanah serta membantu proses penguraian sampah organik menjadi kompos alami. Program ini menjadi salah satu solusi sederhana dalam mitigasi banjir, menjaga keseimbangan ekosistem tanah, serta mendukung gerakan Zero Waste di tingkat masyarakat.

Menjadi Gerakan Bersama untuk Bumi

Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi sosial seperti AYS Indonesia, serta dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan dalam menciptakan perubahan nyata. Harapannya, semangat yang tumbuh dari pelatihan ini dapat terus berkembang menjadi gerakan bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan membangun Kampung Enam yang lebih hijau dan berdaya. (sp) 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan