Jelajah Daerah
Beranda Pemerintahan Pemkot Tarakan Pemkot Tarakan Siapkan Langkah Antisipasi Dampak Kekeringan

Pemkot Tarakan Siapkan Langkah Antisipasi Dampak Kekeringan

Foto: Humas Pemkot Tarakan

Tarakan – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., memimpin Rapat Koordinasi Penetapan Status Kedaruratan Bencana Kekeringan Kota Tarakan, Selasa (15/9/2026).

Rakor berlangsung di ruang rapat Wali Kota dan diikuti Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is., Forkopimda, BMKG, BPS, kepala perangkat daerah dan lurah, PDAM Tirta Alam, serta pihak terkait lainnya.

Dalam rakor tersebut, BMKG memaparkan kondisi iklim dan potensi kekeringan di Tarakan. Fenomena El Nino diperkirakan masih bertahan hingga awal 2027, sementara kondisi hari tanpa hujan di Kalimantan Utara saat ini berada pada kategori sangat pendek hingga masih terdapat hujan.

Puncak hujan di Kota Tarakan diperkirakan terjadi pada November–Desember 2026.

Mengantisipasi dampak kekeringan, Pemerintah Kota Tarakan menyiapkan langkah penanganan, khususnya terkait ketersediaan air bersih. RT diminta aktif melaporkan warga yang mengalami kekurangan air untuk selanjutnya mendapatkan suplai air bersih secara gratis. Dalam pendistribusiannya, Pemkot akan berkolaborasi dengan Forkopimda.

Selain krisis air, potensi kekeringan juga dapat berdampak pada kesehatan, ekonomi, dan ketersediaan pangan masyarakat. Camat dan lurah diminta aktif memantau kondisi di wilayah masing-masing, melakukan sosialisasi, serta mendata masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan.

Camat dan Lurah juga diminta melakukan sosialiasi kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, serta bersama-sama melakukan langkah antisipasi terhadap dampak kekeringan, baik dari sisi kesehatan, kebutuhan air bersih, ekonomi maupun ketersediaan pangan. (hms)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan