94 Peserta Ikuti Program Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi di Malinau
Malinau – Sebanyak 94 peserta asal Kabupaten Malinau akan mengikuti program pelatihan kerja berbasis kompetensi yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Dinas Ketenagakerjaan.
Pelepasan peserta dilaksanakan di Aula PKK Malinau, Kamis (9/7/2026), dan secara resmi dilepas oleh Bupati Malinau yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Francis, S.Pd., M.Pd.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Jon Ifung, S.Sos., M.Si., dalam laporannya menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan salah satu program strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kesempatan kerja, serta menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Menurut Kadis Jon, program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung Program Milenial Mandiri yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Malinau.
Ia mengungkapkan, pelaksanaan pelepasan peserta sempat mengalami penundaan sekitar satu bulan akibat adanya perubahan regulasi kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan pemerintah daerah. Perubahan tersebut mengharuskan adanya penyesuaian dokumen kerja sama sebelum pelatihan dapat dilaksanakan.
“Awalnya kegiatan ini dijadwalkan pada awal Juni, namun karena adanya perubahan aturan kerja sama dan penyesuaian administrasi antara kementerian dan balai pelatihan, keberangkatan peserta harus ditunda. Syukur akhirnya seluruh proses dapat diselesaikan sehingga pelatihan bisa dilaksanakan,” jelasnya.
Kadis Jon juga menyampaikan permohonan maaf kepada para peserta, khususnya yang berasal dari wilayah pedalaman dan perbatasan, karena harus menunggu cukup lama hingga proses administrasi selesai.
Proses rekrutmen peserta dilakukan secara terbuka, transparan, dan tanpa dipungut biaya melalui website SAGET Kabupaten Malinau. Seluruh tahapan mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, wawancara hingga penetapan peserta dilakukan secara daring untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat.
Pada tahun anggaran 2026, Dinas Ketenagakerjaan menyiapkan lima jenis pelatihan dengan total 94 peserta.
Tahap pertama terdiri dari 16 peserta pelatihan teknik las di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda, 16 peserta pelatihan teknisi air conditioner (AC) di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bekasi, serta 16 peserta pelatihan servis sepeda motor injeksi di BPVP Bandung.
Sementara pada tahap kedua akan dilaksanakan pelatihan menjahit tingkat mahir bagi 16 peserta di BPVP Samarinda serta pelatihan kewirausahaan mandiri bagi 30 peserta yang akan diselenggarakan di Kabupaten Malinau.
Seluruh pembiayaan program tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malinau sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Kadis Jon berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan disiplin, mematuhi aturan yang berlaku selama berada di balai pelatihan, serta menjaga nama baik Kabupaten Malinau.
“Semoga seluruh peserta dapat menyelesaikan pelatihan dengan baik, memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, dan nantinya mampu berkontribusi bagi pembangunan serta kemajuan Kabupaten Malinau,” tutupnya. (hms)











