Jelajah Daerah
Beranda Pemerintahan Pemkab Nunukan BAPANAS dan Pemkab Nunukan Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan Segar di Pasar Tradisional

BAPANAS dan Pemkab Nunukan Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan Segar di Pasar Tradisional

Nunukan — Badan Pangan Nasional (BAPANAS) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna memastikan keamanan dan mutu pangan yang beredar di masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi serta monitoring secara berkala bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan BAPANAS melaksanakan kunjungan kerja pengawasan keamanan pangan segar di Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini didampingi Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan BAPANAS, perwakilan Polres Nunukan, perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nunukan, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan beserta jajaran.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melakukan monitoring di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Nunukan untuk memastikan pangan segar yang diperdagangkan memenuhi standar keamanan dan layak dikonsumsi masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, Masniadi, S.Hut., M.AP, mengatakan bahwa kunjungan kerja Deputi BAPANAS bersama jajaran dan Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan (Satgas) bertujuan memastikan komoditas pangan, seperti beras, sayuran, dan daging, terbebas dari bahan berbahaya serta memiliki kesesuaian antara mutu dan label harga.

“Melalui pengawasan ini, kami ingin memastikan pangan segar yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi serta memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan,” ujar Masniadi.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengoptimalkan pengawasan keamanan pangan segar melalui pengambilan dan pengujian sampel di berbagai titik lokasi.

“Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan pengawasan keamanan pangan segar dan pengujian sampel di sejumlah lokasi agar masyarakat memperoleh pangan yang terjamin kualitas, keamanan, dan mutunya,” kata Masniadi, Rabu (8/7/2026). (hms)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan